Kamis, 10 Oktober 2013

Etika Bisnis Posting 2


Hakekat Bisnis
Hakikat bisnis adalah usaha untuk memenuhi kebutuhan manusia ( produk atau jasa ) yang bermanfaat bagi masyarakat. Businessman (Seorang pebisnis) akan selalu melihat adanya kebutuhan masyarakat dan kemudian mencoba untuk melayani secara baik sehingga masyarakat menjadi puas dan senang. Dari kepuasan masyarakat itulah si pebisnis akan mendapatkan keuntungan dan pengembangan usahanya.

Karakteristik
Wyne mengungkapkan bahwa kata karakter berasal dari bahasa Yunani “karasso” yang berarti “to mark” yaitu menandai atau mengukir, yang memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku. Oleh sebab itu seseorang yang berperilaku tidak jujur, kejam atau rakus dikatakan sebagai orang yang berkarakter jelek, sementara orang yang berprilaku jujur, suka menolong dikatakan sebagai orang yang berkarakter mulia. Jadi istilah karakter erat kaitannya dengan personality
(kepribadian) seseorang.

Alwisol menjelaskan pengertian karakter sebagai penggambaran tingkah laku dengan menonjolkan nilai (benar-salah, baik-buruk) baik secara eksplisit maupun implisit. Karakter berbeda dengan kepribadian kerena pengertian kepribadian dibebaskan dari nilai. Meskipun demikian, baik kepribadian (personality) maupun karakter berwujud tingkah laku yang ditujukan kelingkungan sosial, keduanya relatif permanen serta menuntun, mengerahkan dan mengorganisasikan aktifitas individu.

Tanggung Jawab Moral Sosial Bisnis
Terdapat 3 pendekatan dalam pembentukan tanggung jawab social:
1. pendekatan moral yaitu tindakan yang didasrkanpada prinsip kesatuan
2. pendekatan kepentingan bersama yaitu bahwa kebijakanmoral harus didasarkan pada standar kebersamaan, kewajaran dan kebebasan yang bertanggung jawab
3. kebijakan bermanfaat adalh tanggup jawab social yang didasarkan pada nilai apa yang dilakukan perusahaan menghasilakn manfaat besar bagi pihak berkepentuingan secara adil.

Pengertian Kode Etik Perusahaan dan Contohnya
kode etik profesi merupakan suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sangsi yang agak berat, maka masuk dalam kategori norma hukum.
Kode Etik juga dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku. Tujuan kode etik agar profesional memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai atau nasabahnya. Adanya kode etik akan melindungi perbuatan yang tidak profesional.
Dalam kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik menggambarkan nilai-nilai professional suatu profesi yang diterjemahkan kedalam standaart perilaku anggotanya. Nilai professional paling utama adalah keinginan untuk memberikan pengabdian kepada masyaraka

Berikut adalah contoh kode etik yang biasanya berlaku pada perusahaan-perusahaan yaitu :
1.      Jam masuk kerja jam 08.00 dan dispensasi keterlambatan hanya 5 menit.
2.      Tidak boleh bermain game di kantor.
3.      Harus lapor kepada atasan masing-masing departement jika ingin ijin keluar kantor.
4.      Barang-barang pesanan dikeluarkan oleh bagian gudang.
5.      Penggunaan internet hanya untuk urusan pekerjaan.

SOAL ANALISIS

Sebuah Keputusan yang baik adalah yang bisa menyeimbangan keempat kompetensi yaitu tubuh (PQ), Intelektual (IQ), Hati, Jiwa( ROH). Berikan penjelasan apakan anda setuju atau tidak? Kemukakan pendapat !
Jawab :
Setuju, karena apa bila kita bisa menyeimbangkan ke empat kopetensi tersebut kita akan memiliki seperti penjelasan sebagai berikut :
Tubuh atau kecerdasan fisik (PQ)
Kecerdasan fisik (PQ) adalah kecerdasan yang dimiliki oleh tubuh, bahwa didalam tubuh ada sebuah gerakan atau kemaukan kita diluar kesadaran kita. Dengan tubuh yang baik, pola hidup dan pola makan yang baik kita bisa melalukan hal positif. Makanan dan minuman yang masuk kedalam tubuh secara otomatis terpilih menjadi sari makanan yang baik semua proses berjalan dengan baik tanpa kesadaran dan berlangsung secara berulang kali dalam tubuh.
Intelektual (IQ)
Kemampuan untuk mengetahui memahami, menentukan sebab akibat, berfikir, berbahasa. IQ juga bisa disebut kecerdasan yang dimiliki seseorang yang sering disebut kemampuan otak kiri, melatih dan membelajarkan otak kiri akan membangun kesadaran yang kita miliki atau IQ.
Hati atau Nurani
Hati adalah suara yang lembut atau pelan (bisikan) yang berasal dari hati (batin). Hati merupakan kesadaran moral, cahaya batin kita, suatu fenomena yang universal. Hati secara terus menerus mengingatkan kita akan prinsip dan nilai dari tujuan dan cara pencapaian dari visi kita.
Kesadaran Jiwa (Spiritual)
EQ adalah kecerdasan yang menjadi sumber bimbingan dan pengarahan bagi tiga kecerdasan lainnya. Kecerdasan spiritual membantu kita mencerna dan memahami prinsip-prinsip sejati, yang dilambangkan dengan kompas. Kompas merupakan gambaran yang bagus bagi prinsip, karena selalu menunjukan arah utara begitu juga dengan spiritualitas kita yang cederung menju nurani.

Referensi :

Etika Bisnis Posting 1


Pengertian Etika
Etika adalah suatu ajaran yang berbicara tentang baik dan buruknya yang menjadi ukuran baik buruknya atau dengan istilah lain ajaran tenatang kebaikan dan keburukan, yang menyangkut peri kehidupan manusia dalam hubungannya dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam.
Dari segi etimologi, etika berasal dari bahasa Yunani,ethos yang berarti watak kesusilaan atau adat. Dalam kamus umum bahasa Indonesia, etika diartikan ilmu pengetahuan tentang azaz-azaz akhlak(moral). Dari pengertian kebahasaan ini terlihat bahwa etika berhubungan dengan upaya menentukan tingkah laku manusia.
Adapun arti etika dari segi istilah, telah dikemukakan para ahli dengan ungkapan yang berbeda-beda sesuai dengan sudut pandangnya. Menurut para ulama’ etika adalah ilmu yang menjelaskan arti baik dan buruk, menerangkan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia, menyatakan tujuan yang harus dituju oleh manusia di dalam perbuatan mereka dan menunjukkan jalan untuk melakukan apa yang seharusnya diperbuat.

Pengertian Moral
Adapun arti moral dari segi bahasa berasal dari bahasa latin, mores yaitu jamak dari kata mos yang berarti adat kebiasaan. Di dalam kamus umum bahasa Indonesia dikatan bahwa moral adalah pennetuan baik buruk terhadap perbuatan dan kelakuan.
Selanjutnya moral dalam arti istilah adalah suatu istilah yang digunakan untuk menentukan batas-batas dari sifat, perangai, kehendak, pendapat atau perbuatan yang secara layak dapat dikatakan benar, salah, baik atau buruk. 
Berdasarkan kutipan tersebut diatas, dapat dipahami bahwa moral adalah istilah yang digunakan untuk memberikan batasan terhadap aktifitas manusia dengan nilai (ketentuan) baik atau buruk, benar atau salah.
Jika pengertian etika dan moral tersebut dihubungkan satu dengan lainnya, kita dapat mengetakan bahwa antara etika dan moral memiki objek yang sama, yaitu sama-sama membahas tentang perbuatan manusia selanjutnya ditentukan posisinya apakah baik atau buruk.
Namun demikian dalam beberapa hal antara etika dan moral memiliki perbedaan. Pertama, kalau dalam pembicaraan etika, untuk menentukan nilai perbuatan manusia baik atau buruk menggunakan tolak ukur akal pikiran atau rasio, sedangkan moral tolak ukurnya yang digunakan adalah norma-norma yang tumbuh dan berkembang dan berlangsung di masyarakat. Dengan demikian etika lebih bersifat pemikiran filosofis dan berada dalam konsep-konsep, sedangkan etika berada dalam dataran realitas dan muncul dalam tingkah laku yang berkembang di masyarakat.

Pengrtian Moralitas
Moralitas adalah kualitas dalam perbuatan manusia yang menunjukkan bahwa perbuatan itu benar atau salah, baik atau buruk. Moralitas mencakup tentang baik-buruknya perbuatan manusia. (W.Poespoprojo, 1998: 18)
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, dijelaskan bahwa moralitas adalah sopan santun, segala sesuatu yang berhubungan dengan etiket atau adat sopan santun.

Peran dan Manfaat Etika
1.      Dapat membantu suatu pendirian dalam beragam pandangan dan moral.
2.      Dapat membantu membedakan mana yang tidak boleh dirubah dan mana yang boleh dirubah, sehingga dalam melayani tamu kita tetap dapat yang layak diterima dan ditolak mengambil sikap yang bisa dipertanggungjawabkan.
3.      Dapat membantu seseorang mampu menentukan pendapat.
4.    Dapat menjembatani semua dimensi atau nilai-nilai yang dibawa tamu dan yang telah dianut oleh petugas.
5. Manusia hidup dalam jajaran norma moral, religius, hukum, kesopanan, adat istiadat dan permainan. Oleh karena itu, manusia harus siap mengorbankan sedikit kebebasannya.
6. Norma moral memberikan kebebasan bagi manusia untuk bertindak sesuai dengan kesadaran akan tanggung jawabnya = human act, dan bukan an act of man. Menaati norma moral berarti menaati diri sendiri, 
sehingga manusia menjadi otonom dan bukan heteronom.
7. Sekalipun sudah ada norma hukum, etika tetap diperlukan karena norma hukum tidak menjangkau wilayah abu-abu, norma hukum cepat ketuinggalan zaman, sehingga sering terdapat celah-celah hukum, norma hukum sering tidak mampu mendeteksi dampak secara etis dikemudian hari, etika mempersyaratkan pemahaman dan kepedulian tentang kejujuran, keadilan dan prosedur yang wajar terhadap manusia, dan masyarakat, asas legalitas harus tunduk pada asas moralitas.
Etika Normatif
Etika yang memberikan penilaian serta himbauan kepada manusia tentang bagaimana harus bertindak sesuai norma yang berlaku. Mengenai norma norma yang menuntun tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari hari.

Etika dalam keseharian sering dipandang sama denga etiket, padahal sebenarnya etika dan etiket merupakan dua hal yang berbeda. Dimana etiket adalah suatu perbuatan yang harus dilakukan. Sementa etika sendiri menegaskan bahwa suatu perbuatan boleh atau tidak. Etiket juga terbatas pada pergaulan. Di sisi yang lain etika tidak bergantung pada hadir tidaknya orang lain. Etiket itu sendiri bernilairelative atau tidak sama antara satu orang dengan orang lain. Sementa itu etika bernilaiabsolute atau tidak tergantung dengan apapun. Etiket memandang manusia dipandang dari segi lahiriah. Sementara itu etika manusia secara utuh.

Etika Deontologi 
Berasal dari kata Yunani ‘deon’ yang berarti kewajiban. ‘Mengapa perbuatan ini baik dan perbuatan itu harus ditolak sebagai buruk’, deontologi menjawab : ‘karena perbuatan pertama menjadi kewajiban kita dan karena perbuatan kedua dilarang’.
Yang menjadi dasar baik buruknya perbuatan adalah kewajiban. Pendekatan deontologi sudah diterima dalam konteks agama, sekarang merupakan juga salah satu teori etika yang terpenting.
Contoh : kita tidak boleh mencuri, berbohong kepada orang lain melalui ucapan dan perbuatan.

Etika Teleologi
Dari kata Yunani, telos = tujuan, Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu.
Dua aliran etika teleologi :
– Egoisme Etis
– Utilitarianisme
Egoisme Etis Inti pandangan egoisme adalah bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar pribadi dan memajukan dirinya sendiri.
Utilitarianisme berasal dari bahasa latin utilis yang berarti “bermanfaat”.
Menurut teori ini suatu perbuatan adalah baik jika membawa manfaat, tapi manfaat itu harus menyangkut bukan saja satu dua orang melainkan masyarakat sebagai keseluruhan.
Contoh : kewajiban untuk menepati janji

Teori Hak
Teori Hak merupakan suatu aspek  dari teori deontologi, karena berkaitan dengan kewajiban. Hak dan kewajiban bagaikan dua sisi uang logam yang sama. Dalam pemikiran moral dewasa ini barangkali teori hak ini adalah pendekatan yang paling banyak dipakai untuk mengevaluasi  baik buruknya  suatu perbuatan atau perilaku.
Contoh : asisten rumah tangga yang mempunyai hak untuk mendapatkan gaji bulanannya setelah ia melakukan kewajibannya mengurus rumah dan sebagainya.

Teori Keutamaan (Virtue)
Memandang  sikap atau akhlak seseorang.
Tidak ditanyakan apakah suatu perbuatan tertentu adil, atau jujur, atau murah hati dan sebagainya.
Keutamaan bisa didefinisikan  sebagai berikut : disposisi watak  yang telah diperoleh  seseorang dan memungkinkan  dia untuk bertingkah  laku baik secara moral.
Contoh :
1.      Kebijaksanaan
2.      Keadilan
3.      Suka bekerja keras
Hidup yang baik
misalnya, merupakan suatu keutamaan yang membuat seseorang mengambil keputusan tepat dalam setiap situasi.

Etika Agama Menurut Asy’ary
Aliran ini berpendapat bahwa Tuhan adalah pembuat yang sebenarnya dari setiap perbuatan dan kejadian di dunia dan karenanya pekerjaan-pekerjaan yang dilekatkan pada manusia benar-benar bersifat metafora. Al Asy’ary menyatakan bahwa “perbuatan-perbuatan yang dilekatkan pada manusia seperti halnya perbuatan-perbuatan itu dilekatkan kepada benda-benda tak berjiwa.
Contoh : air mengalir, pohon berbuah, batu bergerak, matahari terbit, dan terbenamnya matahari

Refrensi :

Sabtu, 15 Juni 2013

Resensi : Breaking Dawn (Awal Yang Baru)

JUDUL RESENSI : BREAKING DAWN (AWAL YANG BARU)

IDENTITAS BUKU MELIPUTI : 

Judul                           : Breaking Dawn ( Awal Yang Baru )
Pengarang                   : Stephenie Meyer
Penerbit                      : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit                 : 2009
Jumlah halaman           : 864 halaman
Jenis buku                   : Novel Remaja
Harga buku                 : Rp 80.000
breaking dawn


KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU :
Kelebihan :
Banyak hal yang menarik yang diceritakan dalam novel ini. Kisah Cinta yang tulus, cinta  sejati dan romantis. Berbagai karakter tokoh digambarkan dalam novel tersebut. Cerita Novel inisaling berkaitan dan bagus.Suasana yang digambarkan dalam novel ini jelas, sehingga para pembaca dapat dengan mudah berimajinasi melalui cerita yang dikisahkan.
Kekurangan :
Dalam Novel ini tidak diceritakan sudut pandang tokoh Edward.
         Sampul buku :
         Sampul novel ini cukup menarik. Pilihan warnanya tepat, sehingga dapat menggambarkan arti dalam novel ini. Terdapat gambar seorang wanita yang dilatar belakangi oleh suasana matahari terbit dan pepohonan. Dimana gambar tersebut dapat menjelaskan perasaan dari para tokohnya. Latar sampul seperti suasana ketika matahari terbit dipagi hari. Judul ditulis dibagian atas gambar matahari. Pengarang ditulis dibagian bawah.

         Isi buku :
         Mencintai memang membutuhkan sebuah pengorbanan. Tapi jika pengorbanan itu memang diperlukan, kau pun tidak mempunyai pilihan untuk menghindarinya. Jika pengorbanan itu adalah menyangkut nyawamu.
Akankah kau mau melakukannya?

Bella Swan adalah seorang remaja muda, memiliki pemikiran yang cukup dewasa. Bagi Bella Swan mencintai dan dicintai oleh vampir yang bernama Edward Cullen merupakan hal yang mustahil dan tidak pernah akan terjadi. Tetapi ketika cinta itu datang dalam hati Bella, meski sulit untuk ditolak dan diterima dalam dunia nyata, ia tetap mencintai Edward yang kini telah menjadi separuh jiwanya. Tetapi disis lain hubungannya dengan Jacob Black seorang manusia serigala yang membawanya kedalam sesuatu permasalahan yang harus dia selesaikan, mengenai perasaan hatinya yang sebenarnya.

Dimana ia harus memilih salah satu diantara dua pilihan. Mengenai hubungannya dengan Edward adalah sebuah masa depan yang indah, hubungannya dengan Jacob hubungan yang terjalin erat dan saling membutuhkan. Disisi lain Jacob tahu akan keputusan apa yang akan dipilih Bella. Lalu sanggupkah Jacob meninggalkan bella ?
Sanggupkah ia mengatakan tidak pada Bella ? Apakah masalah besar yang akan terjadi selanjutnya dikehidupan Bella ?

Kesimpulan: 
Dalam cerita novel Breakingdawn, dapat disimpulkan bahwa mencintai memang membutuhkan sebuah pengorbanan yang tidak punya pilihan untuk dihindari walaupun menyangkut nyawa.  
Biografi Penulis :
Stephenie Meyer terlahir dengan nama Stephenie Morgan pada 24 Desember 1973. Meyer adalah seorang penulis dari Amerika. 
Meyer mulai melambung menulis novel laris, TWILIGHT pada 2005.Novel ini menjadi populer,bahkan telah diterjemahkan hingga 37 bahasa lain dan telah terjual lebih dari 40 juta copy diseluruh dunia.
Berkat TWILIGHTMeyer mendapatkan beberapa penghargaan. Di antaranya dari New York Timessebagai Editor's Choice, Amazon.com sebagai Best Book of The Decade... So Far. 
Novel laris ini akhirnya diadaptasi menjadi sebuah film. Dibintangi oleh Robert Pattinson dan Kristen Stewart, film yang tidak diproduksi oleh major label Hollywood menjadi film box office.
Melihat kesuksesan buku pertama dari serial vampire ini, Meyer melanjutkan hingga tiga buahbuku lainnya, NEW MOON (2006), ECLIPSE (2007) dan BREAKING DAWN (2008). Hanya butuh waktusatu minggu sejak peluncurannya, buku NEW MOON berhasil berada di nomor 5 chart New York Time Best Seller.
Selain serial laris TWILIGHT, Mayer juga menulis buku lainnya, seperti PROM NIGHT FROM HELL (2007) serta THE HOST (2008).



Selasa, 30 April 2013

PERAMALAN PENJUALAN

RAMALAN PENJUALAN PRODUK TAS PT. ASKAR SAWARGI

BAB I
PENDAHULUAN

1.1                              1.1 Latar Belakang
Dalam dunia persaingan bisnis saat ini banyak industri yang menawarkan produknya ke pasaran. Sehingga banyak para produsen yang berlomba – lomba untuk menciptakan inovasi – inovasi agar bisa diterima dipasar nasional. Ditengah perekonomian negara yang saat ini sedang tidak kondusif untuk para usaha kecil menengah berdampak kepada menurunnya pendapatan pada usaha itu sendiri.
Kondisi ini diperparah dengan adanya pemerintah membatasi kebutuhan bahan baku para produsen dalam menjalankan usaha mereka. Sehingga berpengaruh pada hasil produksi yang dihasilkan para pengrajin usaha kecil menengah. Untuk mempertahankan perusahaan tersebut mereka harus tetap berproduksi demi tetap berjalannya usaha mereka ditengah masalah yang dihadapi dengan cara meramalkan hasil yang harus didapat oleh perusahaan.
Untuk meramalkan hasil laporan penjulan dengan menggunakan metode peramalan kita akan dapat mengetahui apakah perusahaan mengalami kenaikan atau penurunan penjualan perusahaan.
Peramalan adalah suatu proses untuk memperkirakan atau menduga-duga bebrapa kebutuhan dimasa yang akan datang dengan meliputi segala kebutuhan dalam ukuran kuantitas, kualitas, waktu, biaya dan lokasi yang dibutuhkan dalam rangka untuk memenuhi permintaan suatu barang dan jasa.
Dengan kita menggunakan metode peramalan ini maka akan didapatkan suatu program dan tindakan perusahaan untuk dapat mengetahui keadaan usaha yang akan datang.
Berdasarkan uraian diatas, makan penulisan ilmilah ini melakukan penelitian dengan judul “ PERAMALAN PENJUALAN TAS PT. ASKAR SAWARGI”.

1.2              1.2 Rumusan dan Batasan Masalah’

1.2.1        1.2.1  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah penelitian diatas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “metode apakah yang lebih baik digunakan untuk menganalisa usaha tas tersebut”.

1.2.2        1.2.2 Batasan Masalah
Dengan batasan masalah penulisan ini akan meramalkan penjualan tas untuk bulan juli 2013 perhitungan ramalan penjulan pada januari sampai pada juli 2013 dengan menggunakan metode MA ( Moving Average ), WMA ( weight Moving Average ), ES ( Exponetial Smoothing)

1.3              1.3 Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk ramalan mengetahui penjualan pada bulan juli 2013 dengan metode peramalan penjualan usaha tas menggunakan metode MA ( Moving Average), WMA (wight Moving Average), dan ES (Exponential Smoothing)

1.4              1.4 Manfaat penelitian

1.4.1        1.4.1 Bagian Akademis
Penelitian ini dapat membantu para peneliti lainnya sebagai acuan untuk meneliti penelitian sejenisnya. Untuk mengetahui peramalan penjualan tas pada masa yang akan datang. 

1.4.2    Bagi Praktisi
Penelitian ini bisa menjadi acuan atau masukan yang bermanfaat bagi perusahaan yang sejenis untuk mengetahui keinginan dan kebutuhan konsumen yang diinginkan sehingga perusahaan bisa melihat prospek dari perusahaan dan strategi perusahaan yang akan dijalankannya.

1.5            1.5  Metode Penelitian

1.5.1    Objek Penelitian
Objek penelitian adalah pengrajin usaha tas yang bertempat di jalan pisangan baru 2 RT/RW 01/08 no 7 kelurahan pisangan baru kecamatan matraman jakarata timur

1.5.2    Data Variable
Data variable penelitian yang akan diteliti oleh penulis adalah laporan penjualan dari pengrajin usaha tas.

1.5.3    Metode Pengumpulan Data
Metode yang akan digunakan pada saat pengumpulan data adalah :

1.      Penelitian Kepustakaan
Yaitu dengan menggunakan referensi yang ada dari berbagai sumber yang telah terpercaya dibidangnya yang berkaitan dengan materi yang akan dibahas dalam penelitian ilmiah ini.

2.      Penelitian Lapangan
Penelitian yang dilakukan secara langsung dengan meninjau langsung ke perusahaan tersebut agar mendapatkan data-data yang akurat dan objektif sesuai dengan keadaan ditempat usaha tersebut. Pengambilan data yang diperoleh dengan metode wawancara secara langsung kepada pihak yang berkepentingan dalam memberikan informasi-informasi dan penjelasan.

1.5.4    Alat Analisis Yang Digunakan
            Analisis yang digunakan dalam metode penelitian ini adalah :
1.      MA (Moving Average/ Rata-Rata Bergerak)
MA  =                          Σ Penjualan Nyata Pada Periode
             Periode (n) Yang Digunakan Dalam Waktu Average

2.      WMA ( wight Moving Average/ Rata-Rata Bergerak Tertimbang)
WMA = ( A×n ) + ( B × n – 1) + ( C × n – 2) +  ......

3.      ES (Expontial Smoothing/ Penulisan Exponential)
ES = F {( Ft – 1 ) +  (( At – 1) – ( Ft – 1))}

4.      MAD (Mean Absolute Deviasion/ Kesalahan Peramalan)
MAD = Jumlah Kesalahan / n

2.1Analisis
Dalam peramalan perusahaan bisa dapat mengetahui berapa penjulan yang mereka
targetkan untuk ditahun-tahun yang akan datang. Dengan menggunakan metode ini perusahaan dapat memanfaatkan metode ini sebagai alat ukur suatu perusahaan dalam penjulan suatu produk.